Let Me Go part 13

Author : maap baru di update sekarang FFnya ini FF terakhirnya kalau pada uda lupa https://yuukilalala.wordpress.com/2011/04/  ini beberapa baris terakhirnya

 

ku lihat Chinen pingsan diatas kasur dengan hampir 1/2 dari badannya di balut

“Yu..uu..kii” kata Chinen sambil membuka matanya perlahan

“Chi!!” teriak Aiko!

“Chinen! kamu sadar?!” kataku

“i..iaa” katanya tersendat-sendat

“makasih Chinen! kamu telah melindungiku dari Riisa” kataku

“douita” katanya sambil tersenyum kearahku

 

“Chii!! Akhirnya kamu sadar juga!!” kata Aiko sambil memegang tangan Chii dengan erat..

kupalingkan wajahku..

aku baru sadar bahwa ternyata aku menyukai Chii yang adalah pacar Aiko..

“ehmm.. maaf kalau aku mengganggu kalian disini.. sepertinya lebih baik aku keluar saja” kataku sambil berjalan keluar

“Yu..uki” kata Chinen

“ya?” kataku sambil membalikan badan menghadap Chinen

“please tetep disini.. ak.. aku.. aku mw ngomong sesuatu sama kamu” kata Chii pelan

“jadi ini akhirnya?? Tapi aku bener” suka sama kamu Chi!!” teriak Aiko tiba”

“ada apa disini??” tanyaku dalam hati

“maafkan aku Aiko, karena aku sudah mempergunakan mu.. tapi akhirnya aku tetap tidak bias menganti perasaan ku” kata Chii

“….. baiklah.. semoga kalian bahagia” kata Aiko sambil keluar dari ruangan.

Aku masih bingung ntah apa yang terjadi anatara Aiko dan Chii.. kenapa Aiko keluar?? Kutatap terus pintu itu sambil berpikir

Sampai..

“Etoo.. Yuuki” kata Chinen

“ya.. yaa??” jawabku kaget

Chinen lalu menjulurkan tangannya ke arahku..

Kupegang tangannya  dengan satu tanganku yaitu tangan kananku.. tangan kiriku sedang di gips jadi tidak dapat digerakkan

“jgan gerakkan tanganmu! Tanganmu pasti sakit.” Kataku

“daijoubu!!” kata chinen sambil tersenyum sok kuat

“aku tau rasanya tangan patah Chii!! Jgan membohongiku!” kataku sambil menunjuk tanganku yang sedang di gips

“haha.. tapi aku kuat!” katanya

“walaupun kamu kuat, tetap saja kan itu sakit!” kataku tak mau kalah..

“haha~ aku memang tidak bias kalah darimu Yuuki! Kamu menang! “ katanya tertawa

“aku kan pemenang sejati!” kataku sambil menyombongkan diri

lalu kami terdiam selama beberapa menit sampai..

“yuuki..” kata chii

“yaa?” jawabku

“aku suka kamu” katanya pelan

hah? Apa aku ga salah denger? Loh ? looohh?? Apa aku kege-eran? Mentang” aku baru sadar kalau aku suka Chii aku jadi berhalusinasi kalau Chii juga suka aku?

“hah?” hanya kata itu yang keluar dari bibirku

“aku.. suka kamu Yuuki!” katanya lebih keras kali ini

“ehh.. ehh..??? tapi.. Aiko?” kataku tak percaya dengan pendengaranku sendiri

“anoo.. Aiko dan aku hanya pura” berpacaran saja..” kata Chii

“ehh? Pura pura? Nande?” tanyaku

“aku sudah suka denganmu dari dulu Yuuki, tapi kamu tidak pernah menyadari perasaanku.. dan ketika aku ceritakan ini ke Aiko..dy bilang kamu juga suka padaku tapi kamu belum menyadarinya…. Jadi dy mengajukan rencana kalau aku dan dy pura” pacaran untuk membuat kamu cemburu Yuuki” Jelas Chinen

ohh!! Jadi Aiko dan Chii hanya pura”?

untunglah!!

Jadi aku bias jadi pacar Chii dong?

Yatta!!

“Yuuki..??” kata Chii membuyarkan lamunanku

“ya??” kataku spontan

“jadi.. aku harap aku mw menerima perasaanku ini” kata Chii sambil melepaskan serangan Puppy eyes nya

“ehmm.. aku.. “ kataku

“haha.. tak apa kalau kamu tdak bisa menerima perasaanku.. aku tidak memaksamu kok” kata chii dengan senyum terpaksa di bibirnya

“bukan! Bukan begitu!!” teriak ku spontan

“Yuuki??” kata Chinen bingung

“aku.. aku.. aku juga suka padamu Chii!!” kataku

“ma.. maji de?!” katanya kaget

“un!” kataku sambil menundukkan kepala

“yatta!! Arigato ne!” katanya senang

“un!!.. tapi jgan bergerak dulu Chii!! Kamu masih sakit!! Sepertinya kita harus tinggal disini untuk lebih dari 2 bulan” kataku

“tak apa! Asal ada kamu disini!!” kata Chii tersenyum

“haha~ tapi.. bagaimana dengan pintu keluar dari sini? Kita masih harus mencari pintu untuk kembali ke dunia kita kan??” kataku sedih

“aku punya firasat kalau pintu itu sudah ada di depan mata kita” kata Chii

“aku juga! Semoga firasat kita benar yah!” kataku

————————————————————————–

BRUK!!

“aiko? Ada apa? Kenapa kamu menangis?” Tanya haru kaget

“gomen.. gomen.. aku tidak melihat jalan, jadi aku menabrakmu” kata aiko sambil menunduk

“tak apa Aiko.. tapi.. kenapa kamu menangis?” Tanya haru

“aku.. aku..” kata Aiko terbata bata dan mulai menangis keras

“Haru.. sepertinya aku tidak boleh mengganggu percakapan antara 2 wanita, aku akan menunggumu di hotel saja” kata Daiki

“un! Gomen Dai! Rencana kita untuk keliling kota jadi harus ditunda” kata Haru

“tak apa!!” kata Daiki tersenyum sambil mengelus kepala Haru

“jaa!!” kata daiki sambil berlari pergi

“jadi.. Aiko, ada apa?” Tanya Haru

“chinen.. “ kata aiko terbata bata

“ada apa dengan chinen? Dia baik” saja kan??” kata Haru panik

“iya.. dy sudah sadar..” kata Aiko

“wahh!! Bagus dong? Jadi kenapa kamu nangis Ai? Pacarmu sudah siuman! “ kata Haru senang

“dy bukan pacarku! Kami hanya berpura-pura!” kata aiko sambil menangis lebh kencang

“pu.. pura-pura?!” Tanya Haru

“iya.. *Aiko menceritakan semuanya*”  cerita Aiko

“ehm.. kamu pasti bisa menemukan cowo yang lebih baik dari Chii, Ai! “ kata Haru memberi semangat

“tapi..” kata Aiko

“kamu seharusnya senang karena kamu sudah membantu orang yg kamu sukai” kata Haru

“tapi pada akhirnya aku tidak mendapat apa”!”kata aiko

“melihat orang yang kamu sukai bahagia, itu adalah kebahagiaan yang kamu dapat Ai.. lagian.. cinta kan tidak harus memiliki” kata Haru

Aiko sempat terdiam beberapa menit

“un! terima kasih nasehatmu Haru!!” kata Aiko

“iya!! Sama”.. jadi.. bagaimana kalau kita menjenguk Chinen sekarang?” ajak Haru

“boleh! “ kata Aiko bersemangat sambil menghapus air matanya

“begitu dong!!” kata Haru

“Chinen!” teriak Haru sambil membuka pintu

“y.. yaa?” kataku dan Chinen berbarengan..

“loh? Kalian hanya ber2 disini? Kenapa tidak memanggil suster?” Tanya Haru

duhh.. bagaimana ini?? Masa aku harus memberi tahu mereka kalau kami sudah pacaran?

Maluu!! ><

“aku kan tak ingin ada yang mengganggu diantara kami!” kata Chinen

“ehh??” kata Haru

“jadi.. kalian??” kata Aiko

“un! Kami sudah resmi pacaran!!” kata Chii

“Chii!!!” teriakku

“omedetouu!!!” kata Haru dan Aiko berbarengan

“un! Arigato!” kataku sambil melihat kearah Chinen.. ku lihat senyum lebar di wajah Chinen..

“ternyata benar katamu Haru! Aku cukup senang melihat Chii dan Yuuki bahagia” bisik Aiko ke telinga Haru

“cinta tidak haru memiliki,Ai” bisik Haru balik

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s